
Jakarta, aboutnews Indonesia
—
Penjualan
sepeda motor
baru di Indonesia mengalami peningkatan pada Juni sebesar nyaris 7,5 persen. Pergerakan industri motor terus bergerak ke arah positif walau Indonesia mendapat gejolak sepanjang tahun dari luar dan dalam negeri.
Berdasarkan catatan wholesales Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), 515.136 motor baru terjual pada Juni. Sementara pada Mei angkanya 479.388 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekaman penjualan pada Juni kembali ke level 500 ribuan, setelah turun ke 400 ribuan pada Mei. Ini mengembalikan tren ke pergerakan di awal tahun yang sempat seolah kehabisan stamina setelahnya.
Sepanjang Januari-Juni, lima anggota AISI, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan TVS mendistribusikan 3.129.587 motor baru ke dealer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil itu lebih tinggi bila dibanding semester I pada 2025, walau sangat tipis yaitu 0,8 persen dari 3.104.629 unit.
Retail Honda
Astra Honda Motor (AHM), produsen motor terbesar dan merek motor terlaris di Indonesia, menjelaskan penjualan retail mereka juga mengalami peningkatan pada Juni.
Direktur Pemasaran AHM Octavianus Dwi Putro yang ditanya soal penjualan motor hanya ingin memaparkan cuma soal retail dan Honda, dia tak mau membicarakan merek lain.
Dia juga enggan mengungkap berapa angka persis penjualan Honda pada Juni, namun dikatakan sekitar 400.000 unit. Octavianus juga menyebut penjualan Honda selama satu semester 2026 naik ‘lumayan’.
“Satu semester lumayan lah,
double digit
,” ucap dia.
Wholesales 2026:
Januari 577.763
Februari 587.354
Maret 448.974
April 520.972
Mei 479.388
Juni 515.136
Total 3.129.587
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video aboutnews]
Baca lagi: Film Baru Stephen Chow, Kung Fu Soccer Tayang di Indonesia 12 Agustus
Baca lagi: FOTO: Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di Palangka Raya
Baca lagi: Komedian Temon Meninggal Dunia, Dunia Hiburan Berduka




8 Responses
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1200929236 yang cukup menarik.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://kldp.org/comment/258501 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Artikel ini memberikan perspektif manajemen risiko yang sangat matang, membantu pembaca melangkah maju dengan tingkat kepastian yang lebih tinggi https://health-with-smart-hemp-oil.webflow.io/
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/comment/255033 tadi.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=302153 juga bahas hal yang sama lho.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://kldp.org/comment/254343 juga mengulas hal serupa.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299344 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://kldp.org/comment/351905 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.