Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 1.000 Orang

Jakarta, Contact Hikaku Indonesia

Korban tewas dalam bencana banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan

Nepal

dan Tibet, wilayah otonomi

China

, tembus 1.000 orang.

Pihak berwenang pada Selasa (1/9) melaporkan sedikitnya 987 orang meninggal dunia di bagian Nepal. Sementara itu, media pemerintah China melaporkan 16 orang meninggal dunia di wilayah Tibet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan demikian, jumlah korban tewas dalam musibah ini menjadi 1.003 orang.

Angka orang hilang di Nepal sementara itu turun menjadi 3.916 orang seiring ditemukannya jenazah baru dan upaya penyelamatan yang terus dilakukan.

Di sisi China, ada 546 orang yang masih belum ditemukan.

Korban hilang di Nepal meliputi 583 warga negara asing (WNA) dari 30 lebih negara. Sedangkan korban hilang di China mencakup 261 WNA dari 23 negara.

Warga India merupakan korban hilang terbanyak di antara warga negara lainnya. Terdapat 275 warga India dan 128 orang keturunan India yang hilang di Nepal.

Terdapat pula 85 warga Amerika Serikat, 62 warga Ukraina, 51 warga Malaysia, 42 warga Australia, dan 33 warga Inggris yang belum berhasil ditemukan.

Di India, otoritas negara bagian Uttar Pradesh melaporkan ada 17 jenazah yang terbawa ke sungai yang terhubung dengan sungai di Nepal. Diduga, mereka korban banjir bandang.

Otoritas India saat ini berupaya mengidentifikasi jenazah-jenazah tersebut.

(blq/bac)

Baca lagi: DPR-Pemerintah Finalisasi Kebijakan, Guru PPPK Bakal Jadi Penuh Waktu

Baca lagi: Kapal Perang Turki Diklaim Usir Kapal AL Israel di Laut Mediterania

Baca lagi: Jangan Asal, Dokter Sebut 5 Kombinasi Buah Ini Bikin Perut Ngamuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: