
Jakarta, aboutnews Indonesia
—
Hyundai Indonesia
memberi bocoran mengenai empat mobil anyar yang akan dibawa ke perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dari semua lini, paling menarik adalah sebuah mobil listrik tujuh penumpang yang rencananya akan diproduksi di dalam negeri.
“Paling spesial 7 seater EV serta produksi di Indonesia,” kata Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta, Kamis (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tiga model lainnya adalah SUV hybrid dan SUV listrik, serta sebuah MPV dengan pilihan tenaga EV dan hybrid.
“Ada SUV hybrid dan SUV listrik, terus MPV hybrid dan EV, itu sudah tiga,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia tak mengungkap informasi lain, termasuk identitas empat model tersebut serta statusnya apakah akan langsung dijual atau sekadar perkenalan. Semua line up anyar yang ditampilkan baru sebatas gambar empat mobil yang tertutup kain hitam.
Frans menegaskan pabrikan siap memberi kejutan selama GIIAS berlangsung.
“Jadi tunggu saja, bakal ada kejutan selama di GIIAS,” kata dia.
Meski demikian, ada satu mobil yang identitasnya telah dibuka yaitu Ioniq 3. Model ini dikatakan Frans tengah dipertimbangkan untuk masuk dan dijual Indonesia.
“Ya kami lagi ngeliat animo masyarakat. Kalau bagus kita akan pertimbangkan masuk indonesia. Tapi kendaraan ini dapat respon positif, kami berharap kendaraan ini bisa beredar,” katanya.
Ioniq 3 dirancang sebagai sebuah crossover yang memiliki kesan futuristik dari segi desain. Tetapi bagian depan sekilas tetap menggunakan bahasa desain yang sama dengan Ioniq 5 maupun Ioniq 6.
Memakai dimensi panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan jarak sumbu roda 2.680 mm, mobil listrik ini dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP) Hyundai Motor Group dengan arsitektur kelistrikan 400 volt.
Pada pasar Eropa, mobil ini tersedia dalam dua pilihan baterai, yakni 42,2 kWh untuk varian Standard Range dengan kisaran jarak tempuh WLTP hingga 344 kilometer dan 61 kWh untuk Long Range dengan kisaran hingga 496 kilometer.
Lalu pengisian daya cepat DC dari 10 hingga 80 persen diklaim dalam waktu sekitar 29 menit, sementara pengisian AC mendukung hingga 22 kW.
Sistem penggeraknya roda depan, dan motor listriknya diklaim mampu melepas 107,8 kW dan torsi maksimum 250 Nm, sedangkan kecepatan maksimal 170 km per jam.
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video aboutnews]
Baca lagi: FOTO: Warga Ramai-ramai Registrasi SIM Baru Pakai Verifikasi Wajah
Baca lagi: Lamine Yamal Ingin Main Full Time di Babak 16 Besar Piala Dunia
Baca lagi: T.O.P Gelar Fan Meeting di Istora Senayan Jakarta 19 September




11 Responses
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1994 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan http://e-vote.pepper.jp/business/468.html yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1926 deh, lengkap parah!
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://www.smashwords.com/profile/view/nigelbuck1967 ini juga sangat direkomendasikan.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://www.buzzbii.com/epicureannycom?lang=arabic bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://pxhere.com/id/photographer/4505044 ini juga sangat direkomendasikan.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://www.speedrun.com/users/epicureannycom/followers yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.speedrun.com/users/epicureannycom/threads tadi.
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di http://minato-rc.main.jp/cms/index.php?itemid=262&catid=1 ya guys.
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://www.riseo.cerdacc.uha.fr/riseo-couverture-2016-1/ cekidot aja guys.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=300257 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.